Belajar Cara menghipnotis dan cara menghindari hipnotis

Rabu, 15 Juni 2011


Belajar Bagaimana Cara menghipnotis dan cara menghindari hipnotis dengan tips dan trik khusus yang mungkin jitu dan mudah dipelajari,Tema hipnotis kini sedang populer diberbagai acara televisi itu adalah sebuah bentuk positif dari perkembangan ilmu hipnotis diIndonesia ,Dahulu Kita biasanya mengenal hipnotis sebagai sebuah bentuk kejahatan. Kita bisa kehilangan uang,kendaraan, atau barang berharga lainnya di tempat umum bahkan ada juga yang menggunakan hipnotis kepada seorang wanita agar mau dijadikan pacar,,weleh,,,,, tanpa kita sadari biasanya target dari tindak kejahatan dengan metode hipnotis ini adalah para wanita. Dengan cuma ditepuk bahu, atau yang lain. Bisakah kita hindari? Bagaimana caranya dan juga tips dan trik agar kita terhindar dari hipnotis? Jawabnya tentu saja bisa. Pertama dengan mengetahui apa itu hipnotis dan bagaimana cara kerjanya. Dan ini mudah.


Hipnotis sebenarnya istilah buat pelakunya, tindakannya sendiri disebut hipnosis. Hipnosis tidak ada kaitannya dengan ilmu hitam. Ini persepsi yang harus kita buang dulu. Hipnosis sendiri adalah ilmu pengetahuan yang layak dipelajari oleh siapapun. Dia seperti pisau, bisa dipakai untuk memotong bawang atau malah membunuh. Tergantung pemakainya.

Hipnosis terkait dengan perilaku (pikiran) kita sehari-hari. Untuk diketahui, mayoritas tindakan kita itu digerakkan oleh pikiran (alam) bawah sadar kita. Pikiran ini yang membentuk persepsi otomatis kita terhadap sesuatu. Pikiran bawah sadar terbentuk dari apa yang indra kita serap setiap hari. Prosesnya juga kerap tidak kita sadari. Apa yang kita lihat, baca, makan, dengar, dan rasakan, semua akan membentuknya. Ketika pikiran bawah sadar kita bekerja, tentu pikiran sadar kita tidak berfungsi. Sehingga kita tidak bisa berpikir logis atau kritis.

Di antara alam sadar dan alam bawah sadar, terdapat critical area yang membatasi. Hipnosis adalah tindakan untuk mengurangi peran area kritis tersebut hingga akhirnya pikiran bawah sadar kita terbuka. Saat hipnotis berhasil memasuki alam bawah sadar kita, tentu kita tidak menjadi kritis dan sangat mudah menerima sugesti. Mentransfer uang, menyerahkan kendaraan, atau lainnya, adalah hasil dari sugesti hipnotis tadi.

Cara untuk mengurangi peran area kritis ini biasanya disebut induksi. Tekniknya macam-macam. Di antaranya dengan pembingungan (membuat kita bingung), intimidasi (membuat kita terpana karena takut atau kagum), pengalihan mendadak, sugesti perlahan, atau yang lain. Kebanyakan hipnotis menggunakan kombinasi dari berbagai teknik tersebut.

Contohnya begini. Pelaku kejahatan hipnosis (selanjutnya dalam artikel ini saya sebut hipnotis) biasanya screening calon korban terlebih dahulu. Yang banyak diincar adalah wanita, remaja, orang yang terlihat kurang percaya diri, dan orang yang sendirian. Wanita diincar karena sering menggunakan perasaan sehingga critical areanya mudah terbuka. Remaja banyak diincar karena critical areanya masih tipis. Orang yang kurang percaya diri itu sugesti dirinya rendah sehingga mudah disugesti orang lain. Dan mereka yang sendirian, minimal mudah melamun atau bengong, sehingga peluang dihipnosis besar. Oya, biasanya hipnotis berpenampilan fisik intimidatif. Bisa membuat kita takut atau kagum. Bisa sangar atau malah perlente sekalian. Hipnotis juga harus memiliki sugesti diri yang tinggi, minimal lebih tinggi dari korbannya.

Kembali ke screening, yang tentu dan ternyata tidak seprofesional itu. Banyak hipnotis yang salah duga. Karena cover buku belum tentu menjelaskan isinya. Oleh karenanya, hipnotis lebih cenderung trial and error bahkan acak dalam mencari korban. Tepuk sana tepuk sini.

Nah, biasanya dari sekian orang yang ditepuk bahunya, ada saja satu atau dua orang yang setelah ditepuk dia terlihat kebingungan (blank). Ini menandakan critical areanya mulai goyah. Ini teknik pengalihan mendadak. Ada yang pada tahap ini saja korban sudah bisa dihipnosis. Bagi yang critical areanya hanya goyah (bukan terbuka), hipnotis bisa mengajukan tangannya untuk bersalaman, ketika korban menyambutnya secara refleks, berarti tanda positif bagi hipnotis. Posisi tangan saat bersalaman biasanya berbeda dari lazimnya, hipnotis suka mengangkat tangan korban dari posisi biasanya. Lalu hipnotis melancarkan pertanyaan aneh (teknik pembingungan), misalnya,”Di mana selat sunda terbakar adonan kuenya?” , dengan tangan masih digenggam. Pertanyaan ini untuk semakin membingungkan pikiran sadar korban. Karena dilakukan pada saat critical area korban goyah, korban bukannya malah berpikir, tapi sebaliknya. Selanjutnya hipnotis bisa mengalihkan mendadak korban lagi dengan menghentakkan ke bawah tangan korban yang sedang bersalaman dengannya. Setelah critical area korban terbuka, tinggal melakukan sugesti saja.

Atau contoh lain, tanpa melancarkan pertanyaan aneh, hipnotis akan mencoba mensugesti perlahan si korban. Untuk yang satu ini diperlukan kemampuan persuasi yang bagus dari hipnotis. Dan tentu lebih sulit, namun ternyata lazim terjadi. Banyak pelaku bermodus menjual barang nggak jelas atau kehabisan ongkos lalu berhasil merogoh kocek korban begitu dalam.

Contoh di atas adalah hipotesis dan modus yang pernah saya ungkap di lapangan. Tentu banyak variasi yang lainnya. Yang patut dicetak tebal, hipnosis hanya terjadi atas seizin kita yang dihipnosis. Meski kita disugesti orang lain, pada dasarnya kita lah yang mengizinkan. Karena saat critical area kita menipis, dapat dengan mudah bagi kita-semestinya- untuk menebalkannya lagi. Namanya juga critical area.

Setelah mengetahui bagaimana hipnosis bekerja, apalagi yang harus kita lakukan? Tips paling ampuh tentu saja kita mesti memiliki sugesti diri yang baik, sehingga tidak mudah disugesti oleh orang lain tanpa seizin kita. Sugesti diri ini bertetangga dekat dengan spiritualitas (keyakinan = alam bawah sadar). Adapun cara paling mudah untuk meningkatkan spiritualitas adalah dengan mensyukuri hidup kita saat ini. Bersyukur dalam hati, lisan, dan perbuatan. Guru The Secret, Joe Vitale, pun sepakat dengan teknik ini. Selebihnya kita hanya perlu meningkatkan kewaspadaan saja. Semoga bermanfaat
Selengkapnya...

pesulap indonesia

Kamis, 09 Juni 2011




Berikut ini 3 Biografi Pesulap Besar di Indonesia:



Deddy Corbuzier
28 Desember 1976

Biografi :

Deddy Corbuzier alias Deodatus Andreas Deddy Cahyadi Sunjoyo dikenal sebagai seorang praktisi metalis kenamaan Indonesia.
Pria kelahiran di Jakarta, 28 Desember 1976 ini, pernah melakukan aksi menengangkan dengan mengendarai kendaraan dalam posisi mata tertutup, selain itu Deddy juga pernah melakukan tebak headline media massa yang ditentukannya sebelum media itu diterbitkan.Deddy mengakhiri masa lajangnya dengan Kalina Oktarani atau lebih akrab disapa Kalina pada 25 Februari 2005, dan telah dikarunia seorang anak, Askanio Nikola Corbuzier.



Demian Aditya
Tegal, 19 Juni 1980

Biografi :

Terlahir dengan nama Aditya Prambudhi namun lebih terkenal sebagai Demian Aditya, sang Ilusionist.
Anak pertama dari dua bersaudara ini semenjak usia 10 tahun telah berkenalan dengan dunia sulap secara otodidak.Namun namanya mulai terkenal bukan gara-gara sulap melainkan karena berhasil mengikuti ajang pemilihan Abang dan None Jakarta di tahun 2002.

Pria kelahiran Tegal, 19 Juni 1980 ini berhasil menyabet dua gelar sekaligus di ajang ini, yakni sebagai Abang Persahabatan 2002 dan Abang Favorit 2002.

Demian mulai terkenal di panggung hiburan sebagai pesulap saat telah memiliki acara sendiri di sebuah stasiun TV dengan judul DEMIAN SANG ILLUSIONIST pada tahun 2007.

Dalam sebuah acara di Lapangan Gasibu Bandung, suami artis Yulia Rachman ini berhasil melakukan teleportasi sebuah bola raksasa dengan diameter 8 meter yang berisi 7 orang di dalamnya.



Romy Rafael
Surabaya, Jawa Timur, 12 Juli 1977

Biografi :

Romy Rafael adalah seorang ahli dan praktisi hipnotis asal Indonesia, yang kemudian mengolah kemampuannya dalam panggung entertainment. Romy
pernah secara rutin tampil secara rutin di SCTV, menunjukkan kemampuan menghipnotisnya, dengan nuansa menghibur.Pria kelahiran Surabaya, 12 Juli 1977 itu mengaku mendalami ilmu hipnotisnya dan berbagai kegunaannya lebih dari empat tahun di Amerika. Lelaki yang selalu mengenakan penutup kepala warna hitam ini mengaku pernah belajar di Hynotism Training Institute, Ultimate Stage Hypnotism Institute, dan Institute for Neuro Research and Education.

Romy saat ini menggunakan kemampuan hipnotisnya selain untuk hiburan, juga untuk aktivitas klinis (pengobatan psikis), medis (kedokteran), bahkan untuk bisnis dan perusahaan. Ia berusaha menghilangkan kesan negatif hipnotis lantaran banyak kasus penipuan dan kejahatan dengan ilmu ini.

Romy telah membuka Klinik Romy Rafael Hypnotheraphy di Jakarta Selatan, dengan menerima penyembuhan orang yang tengah dalam keadaan stres, depresi, phobia, bahkan menghilangkan kebiasaan buruk.

Selain itu, Romy juga telah menyusun buku Hipnoterapi: Quit Smoking! (2006), yang berisi panduan hipnoterapi dalam bentuk buku dan CD, untuk menghilangkan kecanduan rokok.

Pada 2005, Romy berhasil mencatat rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan menghipnotis sekitar 5000 orang yang hadir dalam sebuah acara seminar yang berlangsung di Mangga Dua Square, Jakarta pada 11 November 2005
Selengkapnya...

Sejarah dan Awal Munculnya Hipnotis


Sebenarnya hipnotis ini muncul sekitar 3000 tahun lalu. Umumnya pada waktu itu banyak para rohaniawan di berbagai Negara melakukan pengobatan dengan melakukan teknik hipnotis atau membuat pasiennya tertidur ( rileks ). Pada saat pasiennya tertidur dan dalam kondisi rileks tersebut maka diucapkan kata – kata untuk menanamkan saran ( Sugesti ) di alam bawah sadar mereka mengenai kesembuhannya.

Kemudian berkembang melalui Marquis de Puysegur (1781 – 1825) yang pertama kali memperkenalkan hypnotic state seperti yang kita ketahui sekarang ini. Kemudian sekitar pada tahun 1842 seorang dokter ahli syaraf keturunan Skotlandia yanb bernama James Braid ( 1795 – 1860 ) mengenalkan istilah hypnosis yang berasal dari salah satu nama Dewa Yunani.

Kemudian setelah itu muncul dua orang professor Dr. Ambroise Auguste Liebeault (1823 – 1904) dan Bernheim yang telah mengembangkan seni hipnotis. Sampai pada akhirnya Liebeault sering disebut “Bapak Hypnosis”.

Pada pertengahan tahun 1940, ada seorang psikiatrist yang sangat jenius bernama Milton Erickson (1901-1980). Dia menyatakan bahwa dalam suatu proses hypnosis, yang hebat adalah subyek hypnosis atau kliennya. Karena klien dapat memahami dan mengikuti apa yang dikatakan oleh sang terapis. Dia juga menyatakan bahwa hypnosis adalah proses yang wajar dan tidak akan berproses bilamana bertentangan dengan nilai-nilai dasar dan keinginan klien. Semua pengendalian proses hypnosis berada di klien.
Kemudian muncul lagi nama Dave Elman (1900 – 1967) yang mengembangkan teknik induksi cepat yang sangat berguna untuk dokter dan dokter gigi. Hipnotis juga menjadi dasar dari ilmu NLP (Neuro Language Program) yang dikembangkan John Grinder dan Richard Blander. Mereka juga belajar teknik hipnotis dari Milton Erickson. Saat ini NLP sangat populer digunakan untuk pengembangan diri, motivasi dan pemberdayaan diri. Selain itu hypnosis juga telah berkembang pesat dan setiap orang mempunyai gaya tersendiri dalam mengaplikasikannya.

Selengkapnya...

Sulap Merubah Kartu

Rabu, 08 Juni 2011







Untuk lebih jelasnya lihat di youtube.com
Untuk keterangan lebih lanjut kunjungi Facebook :flame_vangga@ymail.com
Selengkapnya...

sejara dan pengertian sulap

Rabu, 01 Juni 2011

Pesulap masih termasuk dalam “habitat” seniman. Mengimplementasikan unsur seni dalam setiap aksinya. Seni berbicara, panggung, gerak, mimik, serta seni mempengaruhi orang lain (teknik misdirection direction).
handart1handart2
handart6 handart7 Seni secara harafiah melib atkan unsur rasa,  inspirasi, imajinasi, fell, dll. Ihwal yang bertautan erat dengan rasa atau perasaan terhadap “sesuatu”. Sesuatu dapat diartikan dalam: bentuk,yang mengilhami pada perupa dan pemahat; suara pada vokalis; gerak pada penari.
Dalam seni sulap, kita seyogianya mengombinasikan semua unsur-unsur seni di atas (“sesuatu”) kemudian membungkusnya rapi dengan apa yang dinamakan “tipuan cantik.” Tipuan yang benar-benar memperdayakan manusia, menariknya masuk dalam dimensi fantasi dan mimpi mereka.
Seperi yang kita tahu bahwa fantasi manusialah yang membuat seni sulap itu bernafas; ingin terbang,  pada aksi ilusionis David Cooperfield yang mencengangkan kita; manusia ingin berjalan di atas air, Chris Angels mewujudkannya dalam aksinya horornya, yang juga pernah diperagakan oleh Deddy Coorbuzier di salah satu stasiun TV nasional. Mendatang arwah, Sucahyo berhasil menundang “arwah” dengan spirit shownya.
Nah, pembaca yang budiman. Seperti yang kita bahas bahwa imajinasi, fantasi, dan mimpi tersebut terjadi jika ada proses berpikir. Sedangkan manusia sudah dapat berpikir sejak ribuan bahkan mungkin jutaan tahun yang lalu. Dan pada masa-masa itu manusia telah bermain-main dengan imajinasi, fantasi, kilatan mimpi. Seperti yang kita lihat pada peninggalan bekas riual-ritual berhala mereka; saya menyebutnya tipuan kotorJaman purbakala, jaman Yunani dan Roma kuno, dukun-dukun mempergunakan sulap untuk menciptakan efek-efek khusus, dalam upacara-upacara kepercayaan mereka. Misalnya: pintu yang terbuka sendiri, nyala api yang tiba-tiba muncul, air yang keluar dari bejana kosong dll.
720px-Hieronymus_Bosch_051Kemudian sejak ditemukan tipuan-tipuan bersih, tipuan yang teramu dengan unsur-unsur seni, maka sulap berevolusi ke jaman tipuan sebagai sihir. Dan telah tertulis dalam gulungan kulit, bahwa di Mesir, sekitar 2600 BC (before Christ lahir) ada seorang pesulap bernama Dedi, telah melakukan pertunjukan di depan raja Cheops.
Sedangkan di waktu dan tempat yang lain, pada abad permulaan, seorang Romawi bernama Senecca menulis tentang pesulap yang bermain Cups and Balls, sulap klasik yang tidak hengkang oleh waktu.
Masa-masa Terburuk bagi  Pesulap
Eropa, pada abad pertengahan, sulap di salah persepsikan sebagai ilmu sihir tipuan-tipuan kotor sehingga banyak pesulap yang dipancung kepalanya. Pada tahun 1584, Reginald Scot, seorang Inggris menulis buku “The Discoverie of Witchcraft” yang menjelaskan tentang sleight of hand  dan tipuan-tipuan (tricks) serta metode-metode yang pernah digunakan dalam pertunjukkan sulap waktu itu, dimana tulisan-tulisannya membongkar paradigma bahwa sulap bukanlah sebuah ritual pemujaan, mengundang kuasa-kuasa gelap, ataupun setan-iblis.
(bersambung)
Selengkapnya...

Sejarah Sulap dunia

Sabtu, 21 Mei 2011


Bukti2 dokumen tertua yang memberi kesan suatu pertunjukan sulap ditemukan pada lembaran papyrus, ditulis pada sekitar 1700 tahun sebelum Masehi, yang menceritakan suatu kisah yang terjadi pada sekitar 2600 tahun sebelum Masehi. Dedi, seorang pesulap Mesir di panggil untuk menghibur Raja Cheops. Salah satu dari trick yang ditunjukannya adalah memotong kepala seekor hewan dan mengembalikannya dalam keadaan hidup tanpa terluka sama sekali. Oleh Sang Raja, Dedi diminta untuk mengulang tricknya dengan menggunakan narapidana atau tahanan. Dedi menolaknya dan membuat Raja kecewa, namun dia mengulang kembali trick tersebut dengan menggunakan seekor sapi jantan sebagai gantinya.





Cups and Balls

Cups and balls atau cangkir dan bola juga sering dianggap sebagai salah satu trick sulap yang tertua. Egyptologists atau antropologis tentang Mesir telah mencatat lukisan di sebuah dinding kuburan Mesir tua di Beni Hasan yang berumur antara 2500 ? 2200 tahun sebelum Masehi. Lukisan tersebut menggambarkan dua orang yang sedang bermain dengan empat buah cangkir. Walaupun gambaran tersebut tidak dapat dipastikan sebagai suatu permainan sulap, namun cups and balls merupakan trick yang sangat tua dan masih popular hingga saat ini. Banyak variasi dari trick tersebut, Tetapi efek dasarnya adalah bola dapat berpindah secara ajaib dari satu cangkir ke cangkir lainnya, muncul dan lenyap sesuai keinginan si pesulap. Trick tersebut sering diakhiri secara mengejutkan dengan keluarnya benda2 yang besar dari bawah cangkir tersebut, kadang- kadang berupa anak ayam atau seekor tikus. Pangeran Charles menjadi anggota dari suatu perkumpulan magicians yang bernama Magic Circle di London pada tahun 1975 setelah mengunjungi perkumpulan itu dan dipertunjukan trick klasik tersebut.


Isaac Fawkes
Sejak abad ke delapan belas sulap menjadi suatu bentuk pertunjukan yang sangat popular. Isaac Fawkes (1675-1731) merupakan seorang yang berjasa dalam membangkitkan minat dan mempopulerkan sulap di Inggris. Dia bermain pada suatu Pekan raya yang besar dan menarik kumpulan banyak orang untuk melihat trick -tricknya yang menakjubkan, banyak yang percaya bahwa prinsip dari alat-alatnya yang spektakuler tersebut telah melampaui jamannya pada saat itu. Salah satu dari alatnya yang ajaib adalah sebuah pohon apel yang tumbuh dan mekar bahkan menghasilkan buah dalam waktu hanya kurang dari satu menit. Dia menjadi sangat terkenal dan menjadi kaya raya hingga kematiannya.

Giuseppe Pinetti (1750 -1800), lahir di Italy, merupakan sosok lain yang sangat penting dalam sejarah sulap. Diinspirasikan oleh kesuksesan Isaac Fawkes, dia juga mempertunjukan alat alat yang ajaib dan menakjubkan. Dimanapun ia tampil selalu memperoleh kesuksesan yang luar biasa. Bahkan karena ketenarannya ia sering diminta tampil untuk keluarga kerajaan. Pada tahun 1783, selagi ia megadakan pertunjukan di Paris, Henri Decremps, seorang ahli hukum di Paris yang juga seorang pesulap amatir, membongkar metode sulap Pinetti dalam sebuah buku. Ironisnya hal tersebut justru menjadikan ketenaran Pinetti menyebar dan bahkan lebih popular dari sebelumnya. Pada tahun 1784 dia mengadakan pertunjukan di Haymarket Theatre London, suatu event yang sangat penting karena merupakan awal perpindahan seni sulap dari jalanan dan Pekan raya kedalam theatre. Menjadikan inspirasi bagi semua pesulap generasi berikutnya

John Henry Anderson (1814 -1874) adalah pesulap dari Skotlandia, sering disebut sebagai ?The Wizard of the North?. Dia sangat sukses menembus seluruh Eropa, Amerika dan Australia. Bahkan lebih dahulu dari Harry Houdini, pesulap yang paling terkenal dalam publikasi. Anderson dikenal dengan alat-alatnya yang 
sangat besar, yang banyak terbuat dari perak solid. Dia sempat menjadi kaya yang pada akhirnya kehilangan kekayaannya setelah beberapa theatre tempat ia melakukan pertunjukan habis terbakar dan menjadikan dia bangkrut.


John Henry Anderson

Sejak saat itu masyarakat telah mengenal sulap sebagai suatu bentuk seni pertunjukan. Kepopuleran dunia sulap berlanjut hingga keabad berikutnya bahkan banyak bermunculan pesulap - pesulap hebat yang mempertunjukan keahliannya di hadapan penonton yang yang lebih banyak jumlahnya. Pada masa tersebut sebelum adanya pertunjukan filem dan televisi, sulap merupakan salah satu bentuk pertunjukan hidup yang sangat popular dan membangkitkan antusias masyarakat dimanapun mereka mengadakan pertunjukan. Selengkapnya...

Sejarah Dunia Sihir-Vinacea Hoshisora

Jumat, 20 Mei 2011


Berikut ini essay tahun pertama oleh Vinacea Hoshisora tahun ajaran 1974-1975
Pada awalnya, kaum penyihir dan kaum non-penyihir, atau yang biasa penyihir sebut dengan Muggle, hidup berdampingan dengan harmonis dalam suasana yang aman dan tenteram. Mereka saling percaya satu sama lain dan sebisa mungkin menghindari permusuhan di antara dua kaum. Bukti dari hal tersebut adalah di Mesir Kuno, para penyihir dihormati oleh para penduduk Muggle. Pada saat itu, Muggle sama sekali tidak takut pada penyihir, mereka percaya kalau kaum penyihir menggunakan kekuatan sihir mereka demi kebaikan atau pada saat-saat terdesak, tidak seperti Muggle pada zaman sekarang yang langsung takut dengan segala sesuatu yang berbau sihir.
Keharmonisan kedua kaum ini berlangsung selama berabad-abad. Namun pada suatu waktu, Muggle mulai beranggapan kalau Para Penyihir tidak lagi menggunakan sihirnya untuk berbuat kebaikan, melainkan untuk menguasai para Muggle, selanjutnya menguasai dunia dan kemudian menghancurkan dunia Muggle. Kecurigaan kaum Muggle ini, membuat hubungan di antara kedua kaum retak. Kedua kaum mulai saling memisahkan diri satu sama lain. Keributan dan peperangan pun mulai terjadi di antara kedua kaum. Tidak sedikit dari kaum Penyihir yang dianiaya dan disiksa oleh para Muggle tersebut.
Peperangan dan pertempuran yang terjadi di antara kedua kaum semakin hari semakin sengit dan berbahaya. Maka, empat orang penyihir yang dianggap sebagai penyihir paling kuat pada zaman itu, (Godric Gryffindor, Rowena Ravenclaw, Helga Hufflepuff dan Salazar Slytherin) memutuskan untuk membentuk sekolah sihir dimana para penyihir muda akan belajar dan dilatih untuk menggunakan sihir dengan baik di sekolah itu. Mereka akan diberikan berbagai pengetahuan mengenai sihir dan hal-hal yang berhubungan dengan sihir dan juga tentang Muggle. Mereka juga akan diberikan pengajaran bagaimana cara mengendalikan sihir mereka agar tidak tak terkendali dan menyebabkan hal yang buruk. Sekolah ini dibangun dan diberi sihir perlindungan sedemikian rupa hingga jauh dari campur tangan Muggle. Sekolah sihir ini, Hogwarts, dibangun sebelum awal dari masa millennium.
Dari tahun ke tahun, perang terus berkecamuk dan bertambah parah di antara kedua kaum tersebut. Bahkan pada abad ke-14, Muggle yang sudah mulai ketakutan akan kekuatan sihir mulai melakukan pembakaran pada penyihir-penyihir yang mereka tangkap. Hal ini tidak terlalu menjadi masalah bagi para penyihir karena mereka bisa menggunakan mantra Pembeku Api untuk mengantisipasinya. Namun, karena kondisi yang terus memburuk, sekitar tahun 1600-1700, kaum penyihir akhirnya mengambil tindakan untuk menyingkirkan para Muggle dari komunitas sihir. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya perang lebih lanjut dan bertambahnya korban dari kedua belah pihak.
Pada tahun-tahun terakhir, terjadi perubahan pola pikiran pada beberapa penyihir. Mereka mencoba untuk menghentikan pertikaian yang sudah terjadi diantara kaum Muggle dan kaum penyihir selama berabad-abad, dan mencoba untuk menyatukan kembali kedua kaum seperti sedia kala, dimana kedua kaum tersebut hidup rukun dan saling menghormati satu sama lain.
Selengkapnya...

Sulap Merubah Benda

Rabu, 18 Mei 2011



 

Untuk lebih jelasnya lihat di youtube.com
Untuk keterangan lebih lanjut kunjungi
Facebook :flame_vangga@ymail.com
Selengkapnya...

Sulap Merubah Baju






Untuk lebih jelasnya lihat di youtube.com
Untuk keterangan lebih lanjut kunjungi
Facebook :flame_vangga@ymail.com
Selengkapnya...

Biografi Criss Angel

Criss Angel

Date of Birth
19 December 1967, Long Island, New York, USA

Birth Name
Christopher Nicholas Sarantakos

Nickname
Angel

Height
6' (1.83 m)

Mini Biography
Criss Angel was born on December 19, 1967 and raised in East Meadow, New York. He grew up loving music, playing the drums and always having an interest in magic. Two of his biggest magic influences are Harry Houdini and Richiardi Jr.. His father was also a big influence on him, especially after a long battle with cancer until his death in 1998. As a teenager, he performed as a magician at birthday parties, night clubs and private events. He got his pyrotechnics license at age 18. He also has a 7th degree black belt and a background in dance and gymnastics. Criss played in a band called "AngelDust" with friend Klay Scott, who produced and helped arranged his CD's and music for Criss' Mindfreak show. He performed in "World Of Illusion" at Madison Square Garden in 1998. Criss then scored a show on Broadway titled "Mindfreak", which ran up until Jan. 6, 2003 with almost 600 performances. He has had many television appearances and specials such as The Science of Magic (1997) (TV), The Science of Magic II (2003) (TV), the ABC Family special Criss Angel Mindfreak (2002) (TV), and the Sci-Fi channel's Criss Angel Supernatural (2003) (TV). He became a household name with the A&E channel "Criss Angel Mindfreak" (2005) television series airing every Wednesday night. Seasons 1 & 2 were filmed at the Aladdin Hotel in Las Vegas with season 3 filmed at the Luxor Hotel in Las Vegas.

Angel is the only magician to have won the Merlin Magician of the Year award twice: in 2001 and 2004. He holds the world records for longest time submerged underwater (24 hours), the longest body suspension (5 hours, 42 minutes), fastest time to perform the "Metamorphosis" illusion (under a second) and the fastest straight-jacket escape (2 minutes & 30 seconds). One of his favorite musicians is Korn and he is now a personal friend of Jonathan Davis, who has appeared on his television series.
Selengkapnya...